Cetak

(Jakarta, 13/5/2016). Papua berharap Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat memfasilitasi segala persiapan daerah itu untuk menyukseskan pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX tahun 2020. Provinsi paling Timur di Indonesia itu sudah melakukan persiapan sejak dini sehingga bisa mengantisipasi secara maksimal segala keperluan yang dibutuhkan.

Demikian dikemukakan oleh Asissten I mewakili Gubernur Propinsi Papua Doren Wakerkwa dalam Rapat Konsultasi Teknis Pembangunan Sarana Dan Prasaran PON XX Papua di Gedung Serba Guna, Senayan, Jakarta, Jumat (13/5/2016).  Rapat yang diikuti  oleh Pengurus Induk Organisasi Cabang Olahraga membahas persiapan PON Papua dan  persiapan Venues untuk 4 tahun kedepan. 

Doren Wakerkwa juga berharap KONI Pusat dapat memperthatikan secara menyeluruh terhadap penyelenggaraan PON XX di Papua.“PON di Papua, kondisi dan situasinya berbeda dengan provinsi lain, sehingga persiapan 4 tahun kedepan dimulai dari sekarang agar dapat maksimal dan proses administarsi dapat disiapkan dari sekarang ”, tegas asisten I Gubernur Papua.

 

Terkait dengan itu Pak Doren juga menyampaikan bahwa Venues akan dibangun di luar kota Jayapura seperti di Merauke, Biak, Timika dan Wamena dengan transportasi udara karna Papua berkeinginan dapat menimbulkan atlet prestasi dari wilayah timur.

 

Ketua Komisi III PPRP membidangi anggaran Carolus Boly tetap mendukung persiapan Papua menuju PON XX Tahun 2020. “Kami sudah menuju ke DPR RI dan kita memberikan pemaparan kepada DPR RI yaitu Komisi V untuk meminta dukungan terutama aspek financial maupun dukungan politik bagaimana mendukung penyelenggaraan PON di Papua”, ungkap Ketua Komisi III Carolus Boly.

 

Sementara itu Ketua Umum KONI Pusat Tono Suratman dalam arahannya mengemukakan, apa yang dilakukan oleh PB PON Papua merupakan suatu langkah yang positif sekali karena PON ke 20 Tahun 2020 sudah semakin dekat. Untuk itu pak Tono  berharap kepada cabor dapat mempromosikan PON Papua untuk menggelorakan semangat berolahraga.

 

“PON Papua merupakan penyelenggaraan yang sangat mahal karena semua melalui udara. Oleh sebab itu para peserta dapat memberikan spek venue ke KONI, sehingga kami dapat berkerja kedepan untuk memberikan paparan kepada Komisi X, Menteri dan kepada Presiden”, ujar Ketum Tono Suratman.