Cetak

(Jakarta 24/5/2016). Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat tidak pernah berhenti mencari solusi untuk  mengatasi minimnya dana yang diterima dari pemerintah. Setelah membuka SMS KONI Donasi maka dalam waktu dekat KONI Pusat akan meluncurkan program Scratch & Win dalam menggalang dana olahraga dari masyarakat.

 

“KONI Pusat sudah mendapat izin dari Kementrian Sosial untuk meluncurkan program scratch & win (gosok dan menang) yang berhadiah uang. Ini akan memuat foto-foto atlet. Yang cocok akan menang,” ujar Ketua Umum KONI Pusat, Tono Suratman dalam berbincang dengan krew Radio Elshinta di Jakarta, Selasa (24/5/2016).

 

Lebih lanjut, Ketua Umum, menyatakan, hampir 50 persen yang mengikuti program ini berpeluang untuk menang. Hadiahnya bervariasi dengan jumlah jutaan rupiah. “KONI Pusat akan segera meluncurkan penggalangan dana ini,” kata Pak Tono.

 

Wakil Ketua Umum IV KONI Pusat, K Inugroho yang mendampingi Ketum bersama Ketua Bidang Sport Science dan IPTEK, Lilik Sudarwati, menambahkan, program scratch and win itu bertujuan untuk menarik minat masyarakat dalam membantu olahraga. Nantinya dana akan kembali kepada msyarakat.

 

KONI Pusat terus melakukan terobosan untuk menggalang dana olahraga, mengngat hingga saat ini dana dari pemerintah masih belum memadai. Dana olahraga di Indonesia hanya 0.03 persen dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara. Jauh dibandingkan dengan China yang mencapai 9,3 % dan Korea Selatan 5-6 %.

 

Dalam bagian lain, berkaitan dengan upaya memajukan olahraga, Pak Tono juga menjelaskan akan segera diluncurkannya Akademi Olahraga Nasional (Akronas) bekerjasama dengan Universitas Negeri Jakarta (UNJ). Dalam tahap awal Akronas akan menerima 200 siswa yang berasal dari pelatih, atlet, SMA Olahraga dan PPLP. “Ini akan dimulai September nanti,” tuturnya. Akronas disebutkan akan lebih banyak memberikan terapan, sehingga lebih banyak prkatek daripada teori. “Praktek 70 persen dan teori 30 persen. Pada tahap awal cabang olehraga yang dimasukan adalag atletik, bulutangkis dan sepakbola,” tegasnya.