(Jakarta, 8/1/2018). Ketua Umum KONI Pusat menerima Ketua CdM Asian Games 2018 Untuk Indonesia
Family Gathering KONI Pusat Tahun 2017 di Cikole, Suban Jawa Barat..
Ketum KONI Pusat Tono Suratman foto bersama Atlet peraih Penghargaan KONI Award tahun 2017 di Hotel Bidakara Jakarta.
Kegiatan Rangakaian HUT ke-79 KONI
ZIARAH (Rabu, 11 Oktober 2017) Wakil IV Ketua Umum KONI Pusat K. Inugroho bersama para Pengurus dan Karyawan/ti ziarah di Taman Makam Pahlawan, Kalibata.
Rapat Koordinasi dan Konsultasi KONI Pusat tahun 2017 di Hotel Bidakara, Jakarta.
Seminar Nasional Pembangunan Olahraga Nasional di Lemhannas RI, Jakarta.
(Jakarat, 20/10/2017). Ketua Umum KONI Pusat Mendampingi Menteri PMK meninjau Venue Asian Games 2018
Pengurus KONI 2015-2019
(Jakarta 11/01/16). Kerja Cerdas, Kerja Keras, Kerja Tuntas dan Kerja Ikhlas

(Jakarta, 19/10/2016). Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat mengajak seluruh stake holder olahraga di Tanah Air untuk meningkatkan karya di dunia olahraga sehingga bangsa Indonesia memiliki manusia yang berkarakter. Selain itu juga untuk menghadapi tantangan pada event-event nasional dan internasional terutama . PON Remaja II, SEA Games ke-29, Asian Youth Games dan Asian Games 2018.

 

“Tidak ada yang berat bila kita bekerjasama dan tidak ada yang mustahil bila kita berserah diri kepada Tuhan Yang Maha Esa. Sehubungan dengan hal tersebut saya mengajak kepada seluruh stake halder olahraga, utamanya KOI, Satlak Prima, KONI Provinsi dan PB/PP induk organisasi cabang olahraga serta instansi terkait untuk memantapkan harmonisasi, soliditas, solidaritas dan kerjasama,” kata Ketua Umum KONI Pusat, Tono Suratman dalam sambutannya pada Acara Sykuran Hari Ulang Tahun KONI Ke-78 di Gedung Serbaguna, Senayan, Jakarta, Rabu (19/10).

Acara yang dihadiri Wakil Ketua KOI Muddai Madang, Ketua Satlak Prima Ahmad Soetjipto, Direktur Utama GBK Winarto  dan para undangan lainnya itu berlangsung sederhana. Ketum KONI juga melakukan pemotongan tumpeng yang kemudian diserahkan kepada Muddai Madang dan Ahmad Soetjipto.

 

Lebih lanjut Tono Surtaman mengemukakan, peringatan HUT KONI ke-78 merupakan momentum yang istimewa. HUT dilaksanakan setelah usainya perhelatan olahraga nasional empat tahunan, PON ke-19 Tahun 2016 dan di tengah-tengah kesibukan menyongsong multi event PON Remaja II, SEA Games ke-29, Asian Youth Games dan Asian Games 2018. Kemudian Akademi Olahraga Prestasi Nasional (Akornas) akan mengawali debutnya sebagai penyiap pelatih profesional.

Lebih lanjut, Tono Suratman mengemukakan, sejarah mencatat bahwa tujuh puluh delapan tahun pengabdian, merupakan rentang perjananan yang tidak ringan dan mudah bagi KONI untuk meraih keberhasilan dari tugas, fungsi dan kewenangan yang diemban. “Kita patut bersyukur dan bangga, bahwa ditengah-tengah dinamika yang selalu mewarnai dalam mengemban amanat mulia tersebut, KONI tetap mampu berbuat dan memberikan yang terbaik kepada seluruh olahraga dan bangsa Indonesia,” kata Tono.

 

Pekan Olahraga Nasional dari masa ke masa telah terselengga dengan baik.  PON ke-19 tahun 2016 Jawa Barat, dengan segala dinamika yang mewarnai, secara umum dapat berlangsung dengan sukses. Dari PON ke-19 bukan saja mampu meraih sukses penyelenggaraan tetapi juga sukses dalam melahirkan para atlet muda berbakat, serta pemecahan rekor mulai dari rekor PON sampai dengan dunia.

 

“Dari PON ke-19, kiata sudah menjaring dan menyaring para atlet terbaik. Selanjutnya tinggal bagaimana meramu para atlet potensial itu menjadi andalan nasional dalam setiap event yang dihadapi khususnya SEA Games dan Asian Games. Perlu diingat dalam beberapa tahun ke depan SEA Games ke-29 dan Asian Games ke-18 akan segera digelar,” tuturnya.

 

Salah satu kunci keberhasilan pembinaan prestasi olahraga adalah tersedia dan siapnya pelatih secara memadai. Dalam setiap siklus pembinaan prestasi, seorang atlet harus didampingi oleh para pelatih yang cukup, baik dalam jumlah maupun kualitas. Saat ini harus jujur diakui, ketersediaan pelatih belum sesuai kebutuhan terlebih bila dihadapkan dengan permintaan untuk memenuhi kebutuhan menghadapi event-event internasional.

“Berangkat dari kondisi nyata tersebut, KONI Pusat bekerjasama dengan Kemenristek Dikti dan UNJ telah meresmikan berdirinya Akademi Olahraga Prestasi Nasional (Akornas). Dari Akornas diharapkan dalam waktu tidak terlalu lama mampu menjawab tantangan kebutuhan para pelatih profesional masa depan,” ucapnya.