Cetak

(Karawang. 22/12/2016). Pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Tahun 2020 di Provinsi Papua akan berbeda dengan PON XIX/2016 di Jawa Barat. Terutama dalam jumlah cabang olahraga yang dipertandingkan dan tempat penyelenggaraan.

 

Wakil I Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat, Suwarno yang mewakili Ketua Umum KONI Pusat, Tono Suratman, dalam sambutannya pada Rapat Anggota Tahun (RAT) 2016 KONI Provinsi Jawa Barat, Kamis (22/12/2016), menyatakan, PON  Jawa Barat melibatkan 16 Kota dan Kabupaten sebagai tempat pertandingan. Sedangkan di Papua nanti hanya lima Kabupaten dan Kota yang akan menjadi penyelenggara.

 

“PON Papua nanti akan berbeda dengan Jabar, khususnya terkait jumlah cabor dan daerah penyelenggaraannya”, ujar Suwarno dalam RAT KONI Provinsi Jabar di Ballroom Hotel Mercure, Karawang, Jabar.

           

Lebih lanjut Mayjen TNI (Purn) itu menambahkan, Pemerintah Pusat berkeinginan mempertandingkan cabang olahraga olimpiade di PON Papua patut  juga menjadi catatan tersendiri. Papua selaku tuan rumah perlu menyiapkan sarana pertandingannya dengan baik dan yang tidak kalah pentingnya tentu mencetak para atlet yang mampu meraih prestasi membanggakan.

           

Bagi Jabar yang berhasil meraih juara umum pada PON XIX/2016 bersiap sejak dini. KONI Jabar harus mulai bergerak bersama cabang olahraga untuk mempersiapkan atletnya yang akan bertanding di Bumi Cendrawasih.

“RAT KONI Provinsi Jabar ini merupakan titik awal untuk mempertahankan Jabar Kahiji pada PON XX/2020 Papua,” katanya. (***)