Cetak

(Jakarta. 14/1/2017) -  Kejuaraan sepakbola usia dini seperti Piala KONI – Siwo Pusat perlu mendapat perhatian serius karena merupakan ujung tombak pembinaan prestasi olahraga di Tanah Air. Wakil I Ketua Umum  Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat Mayjen TNI (Purn) Suwarno optimistis kejuaraan yang diikuti 25 tim dari seluruh pelosok Nusantara itu akan melahirkan pemain-pemain berbakat untuk menjadi andalan masa depan persepakbolaan Indonesia.

 

“Saya berharap kejuaraan usia dini ini perlu diperhatikan secara serius dan diperbanyak. Para peserta sangat antusias dan rela datang dari berbagai daerah,” kata Suwarno usai membuka Kejuaraan sepak bola U-16 Piala KONI Pusat dan SIWO PWI di Stadion Lapda, Halim, Jakarta Timur, Selasa (24/1).

           

 Kejuaraan itu, kata Suwarno, merupakan wadah bagi pesepak bola usia muda. Sehingga fasilitas dan standar kejuaraan perlu diperhatikan dengan baik.Kualitas menjadi harga mati karena ini akan menjadi cikal bakal munculnya pemain-pemain berbakat

           

Suwarno yang mantan Pangdam Brawijaya ini juga mengaku yakin digelarnya kejuaraan sepakbola usia muda akan melahirkan pemain yang berbakat. Apalagi ada pemandu bakat yang akan mencatat pemain terbaik sebagai database KONI Pusat.

           

Sebanyak 25 tim dari berbagai daerah di Idonesia bersaing memperebutkan selain Piala KONI-SIWO juga mendapatkan sertifikat serta uang pembinaan.  Persaingan 25 tim itu akan memanaskan  di tiga stadion, Gongseng, Ceger, dan Lapda.

           

Ke-25 tim ini dibagi enam grup di mana masing-masing grup dihuni empat tim terkecuali grup A yang ditempati lima tim menyusul masuknya Putra Gayoh Aceh. Putra Gayoh terpaksa diikutkan karena mereka sudah berada di Jakarta.

           

Ketua Panpel Taufik Panji Alam kepada TribunOlaharag.com mengatakan tim Putra Gay Aceh memang terlambat mendaftar namun mereka sudah berada di Jakarta. Panpel pun mengapresiasi mereka dengan tetap diikutsertakan dalam even yang amat strategis ini.

           

Taufik mengaku tak menyangkan jumlah peserta membludak karena perkiraan awal tak lebih dari 16 tim.”Sungguh kami sempat gelabakan, namun ini membuktikan antusiasme daerah untuk ikut kejuaraan Piala KONI-SIWO ini sangat tinggi,” paparnya. (Humas KONI Pusat)