Cetak

(Jakarta. 25/01/17) Bertempat di ruang rapat Gedung  Annex Lt. 2 PPK-GBK, Jakarta, Rabu tanggal 25 Januari 2017 dilaksanakan Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) antara Komisis II DPR RI, GBK, Kemenpora, dan KONI Pusat untuk membahas pemanfaatan Aset GBK, dipimpin oleh anggota DPRI Komisi II Lukman Edy.  RDPU dihadiri antara lain oleh para Anggota Komisi II, Menpora Imam Nahrowi dan Plt. Sesmenpora Yuni Poerwanti, Dirut GBK Winarto dan Staf, serta Ketum dan Waketum IV KONI Pusat.

Pak Lukman mengatakan bahwa ada dua tema pokok yang akan di bahas yaitu kerjasama dengan para mitra, dan menjawab keluhan aspirasi dunia olahraga. Dalam rapat itu pak Imam menyampaikan bahwa dalam rangka penataan GBK, dirinya pernah menyadiskusi kepada  Presiden yang intinya adalah komplek GBK diharapkan dapat dikelolah oleh Kemenpora selaku penanggung jawab olahraga nasional. Terkait dengan peruntukan GBK, Direktur Utama PPK GBK Winarto menyampaikan kawasan GBK ini tetap harus kita jaga menjadi kawasan olahraga. Untuk peruntukan lahan kurang lebih 50% tetap untuk olahraga, 25% di pakai oleh pemerintah dan 25% lagi di pakai untuk mencari uang.

 

“Kami ucapkan terima kasih kepada Kemenpora karena KONI bersama induk-induk cabang olahraga di berikan kesempatan berada di komplek GBK. Bagaimanapun juga GBK ini dilihat dari sejarahnya, tidak bisa lepas dari peranan  cabang-cabang olahraga bersama KONI. Karena itu, saya berharap setelah Asian Gamas 2018, seluruh PP/PB induk organisasi cabang olahraga bisa kembali lagi ke GBK,” ujar pak Tono Suratman.