Cetak

JAKARTA – Peringatan Hari Ulang Tahun Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) ke-79 yang tepat jatuh pada tanggal 15 Oktober 2017 lebih istimewa dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.   Pasalnya, acara dilaksanakan setelah event olahraga Pekan Olahraga Nasional (PON) ke-19 dan SEA Games ke-29, serta menjelang terselenggaranya perhelatan besar  Asian Games ke-18 tahun depan.

 

Pada kesempatan istimewa dan berbahagia itu Ketua Umum KONI Pusat Mayjen TNI (Purn) Tono Suratman mengajak seluruh pengurus dan karyawan KONI Pusat untuk merefleksikan kelebihan dan kekurangan dari dinamika keolahragaan sejauh ini, menjadi satu tekad dan semangat untuk bekerja lebih keras, lebih cerdas, lebih tuntas, dan lebih ikhlas. “Bahkan seandainyapun kita harus mengemban tugas baru diluar rutinitas, yang disebabkan karena ditetapkannya kebijakan baru pemerintah, dibidang olahraga,” kata Pak Tono dalam sambutan yang dibacakan Wakil I Ketua Umum KONI Pusat, Mayjen TNI (Purn) Suwarno.

 

Dalam upacara tujuhbelasan, Selasa (17/10/2017), di Gedung KONI Pusat Senayan, Jakarta, lebih lanjut Ketua Umum mengemukakan, PON Jawa Barat harus diakui, bahwa ditengah keberhasilan penyelenggaraan dan prestasinya, masih menyisakan beberapa permasalahan yang selayaknya menjadi pelajaran berharga, bagi  pelaksanaan pekan olahraga mendatang, khususnya PON ke-20 Papua.

 

“Selanjutnya dengan SEA Games Malaysia yang seharusnya menjadi uji coba, bagi kontingen besar kita sebelum diterjunkan di Asian Games tahun 2018, kitapun semestinya mampu memetik hikmah dari prestasi yang terus terang, sangat tidak menggembirakan,” ujarnya.

 

Mengenai perjalanan KONI, Pak Tono menjelaskan,  KONI sejak masih bernama Ikatan Sport Indonesia (ISI) terus menjalankan tugasnya untuk kepentingan bangsa dan negara.  Meski tak pernah menjadi lembaga pemerintah, tetapi fungsi dan tugas KONI jelas dan tegas untuk kejayaan dan keharuman nama bangsa dan negara. 

 

Disebutkan, sejarah mencatat bahwa tujuh puluh sembilan tahun pengabdian, merupakan rentang perjalanan yang tidak ringan dan mudah bagi KONI.  Dinamika prestasi olahraga dan pasang surut hubungan antar kelembagaan olahraga, sangat mewarnai sepak terjang koni dalam melaksanakan tugasnya.

 

“Kita patut bersyukur dan bangga, meskipun mengalami hambatan dalam perjalanannya, tugas mulia KONI yang diamanatkan, secara umum dapat terlaksana sesuai visi dan misi yang ditetapkan. Sehubungan dengan hal tersebut,  saya ingin menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan yang tinggi kepada para pengurus dan karyawan atas pengabdian yang tulus selama ini. Marilah kita selalu berupaya untuk mempertahankan semangat dan kinerja yang tinggi, serta memantapkan sinergitas dengan pemangku kepentingan olahraga yang lain,” tutur Ketum dalam akhir sambutannya.