Cetak

(Jakarta, 25/1/18). Dalam rangka mempererat kerja sama antar Negara khususnya dibidang olahraga antara Indonesia dengan Korea Selatan (Korsel), pada tanggal 25 Januari 2018, Ketua Umum KONI Pusat Tono Suratman melakukan kunjungan kerja ke Kedubes Korsel  dalam rangka memenuhi undangan Dubes Korsel untuk Press Conference terkait dengan penyelenggaraan Olimpiade musim dingin di Pyeongchang pada bulan Pebruari 2018, serta diskusi mendalam berkaitan dengan pelatihan dan bantuan kepelatihan atlit nasional pada beberapa Cabor ke Korsel.

Dubes Korsel Mr. Taiyoung Cho mengatakan bahwa Olimpiade musim dingin akan terselenggara di Pyeongchang pada bulan Pebruari 2018, dengan menghadirkan kontingen dari Korea Utara (Korut) sebagai salah satu kontingen.  Ini masih menurut Dubes, merupakan momentum yang sangat bagus karena dari olahraga ini akan mengurangi tensi antara kedua Negara yang selama ini berseteru, dan oleh karena itu Dubes menggambarkannya sebagai Olimpiade Damai. 

“Dari Korut akan hadir tidak kurang 400 orang dalam Olimpiade itu.  Mereka bukan saja merupakan atlit, tapi juga supporter dan tim kesenian”, ujar pak Dubes. 

Pada saat yang sama, pak Tono Suratman yang didampingi Waketum pak Inugroho dan pak Eka Wahyu menyampaikan terima kasih atas nama olahraga Indonesia, karena sejauh ini Korsel melalui Mr, Baek selalu memberikan bantuan kepada Indonesia. “Dalam kaitan dengan persiapan Asian Games ini kami akan memberangkatkan atlit untuk berlatih ke Korsel, diantaranya Cabor Panahan dan Golf.  Untuk Olimpiade tahun ini kita tidak mengirimkan Atlit, namun saya berharap mudah-mudahan pada penyelenggaraan berikutnya. Mungkin kami akan mengirimkan wakil untuk meninjau Olimpiade Pyeongchang, sebagai tambahan pengalaman dalam menyelenggaraan event besar”, pungkas pak Tono.

Mengakhir pejumpaan, pak Dubes berharap dukungan dan support dari KONI, Olahraga dan masyarakat Indonesia, untuk suksesnya Olimpiade Pyeongchang.