Cetak

(Jakarta, 25/1/2018). Ketua Umum Tono Suratman Membuka Rapat Koordinasi dengan KONI Provinsi guna menyampaikan informasi dan mendengar masukan dari seluruh KONI Provinsi terkait kebijakan mengenai penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON) dengan dasar untuk mempercepat regenerasi atlet elite di Hotel Centry Jakarta.

Dalam sambutan Ketua Umum KONI Pusat Tono Suratman mengatakan ada tiga persoalan yang perlu mendapatkan perhatian kita semua. Pertama,  tentang penyelenggaraan PON ke-20 tahun 2020 Papua, dimana masih sangat banyak yang harus dikerjakan oleh kita, khususnya Provinsi dan KONI Papua, Kedua, tentang bidding penyelenggaraan PON ke - 21 tahun 2024, dimana saat ini sudah beberapa Provinsi mencalonkan diri selaku Tuan Rumah, baik secara mandiri maupun gabungan dua Provinsi, Ketiga, tentang sinyalemen Menpora berkenaan dengan penyelenggaraan PON, dimana paling sedikit beliau telah tiga kali (Mei, September dan Desember 2017) mengemukakan bahwa setelah PON ke-20, PON akan dialaksanakan setiap dua tahun sekali.

Berdasarkan surat Kemenpora kepada Gubernur dan KONI sebagai tembusan, KONI Pusat perlu melaksanakan koordinasi dengan KONI Provinsi seluruh Indonesia guna menyampaikan informasi dan mendengar masukan dari seluruh KONI Provinsi terkait permasalahan tersebut diatas, agar dalam memberikan rekomendasi kepada pemerintah berdasar fakta dilapangan dan sesuai kebutuhan,”ujar pak Tono Suratman.