Ketum KONI Pusat mengunjungi Team Softball Putri Indonesia pada perhelatan SEA Games 2019 Filipina
Foto Bersama Setelah Upacara Memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-74.
Pengurus KONI PUSAT Tahun 2019-2023
Letjen TNI (Purn) Marciano Norman Terpilih Jadi Ketua Umum KONI Pusat periode 2019-2023 dalam acara Musornas KONI di Hotel Sultan Jakarta secara Aklamasi.
Serah Terima Jabatan Ketua Umum KONI Pusat
Ketua Umum KONI Pusat Letjen TNI (Purn) Marciano Norman Tatap Muka dengan Karyawan di Ruang Rapat Lantai. 10 Jakarta.

JAKARTA : Musyawarah Nasional (Munas) Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) yang bertema Be A Winner Reach The Oyimpics secara resmi dibuka oleh Ketua Umum KONI Pusat Letjen TNI (Purn) Marciano Norman bertempat di Grandhika Hotel, Jakarta (20/12/2019). Munas FPTI tahun ini diikuti 31 perwakilan Pengurus Provinsi (Pengprov) dari 32 Pengprov yang aktif di seluruh Indonesia. Munas berlangsung tanpa kehadiran perwakilan dari Pengprov Maluku Utara.

Ketua Umum FPTI Faisol Riza mengatakan bahwa Munas hari ini beragenda tunggal yaitu pemilihan Ketua Umum PP FPTI 2019-2023.

“Munas ini merupakan momen bersejarah karna tidak dibayangkan kepengurusan FPTI  selama 4 tahun ini mendapatkan perhatian begitu luas dari masyarakat, publik dan pemerintah terutama setelah kita menyumbangkan 3 medali emas di ASIAN Games 2018,”ujarnya.

Lebih lanjut Faisol Riza berharap pada munas ini bisa dijadikan evaluasi supaya mempunyai dasar untuk menyusun kepengurusan yang baru untuk menjadi lebih baik, lebih aktif dan mampu untuk meningkatkan prestasi panjat tebing Indonesia.

Sementara itu Ketua Umum KONI Pusat Marciano Norman mengucapkan terimakasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada bapak Ketua Umum PP. FPTI dan seluruh Pengurus Pusat Federasi Panjat Pebing Indonesia, yang telah memimpin cabang olahraga panjat tebing sejak tahun 2015 sampai dengan sekarang dengan baik dan berhasil mensosialisasikan cabang olahraga panjat tebing di Indonesia, bahkan telah berhasil menyumbangkan medali 3  emas 2  perak  1 perunggu pada  ASIAN Games  2018.

“Prestasi panjat tebing ini tidak bisa di capai dengan satu masa dengan singkat, hal ini membuktikan bahwa pengurus pusat sampai pengurus provinsi hingga pengurus kabupaten/kota telah menunjukan prestasi. Oleh karena itu, sekali lagi kami mengucapkan terimakasih dan penghargaan atas pengabdian PP. FPTI selama ini,”ungkapnya.

Dalam sejarah Olimpiade selama ini kita selalu mendapatkan emas pada cabang olahraga bulutangkis,  medali perak dari cabang angkat besi, dan perunggu dari panahan. Oleh karena itu saya selaku Ketua Umum KONI Pusat berharap dan mendoakan dalam waktu yang tidak lama lagi dengan menutup kekurangan yang ada semoga atlet panjat tebing Indonesia akan lolos pada nomor speed dan untuk nomor Lead dan Boulder harus terus bekerja keras.

“Saya berharap Ketua Umum bersama pengurus masa bakti selanjutnya dengan waktu singkat ini bisa meloloskan atlet panjat tebing di Olimpiade Tokyo 2020. Sehiggga kita bisa mendapatkan medali emas yang akan merubah pandangan bahwa medali tidak hanya tergantung pada bulutangkis, panahan dan angkat besi tetapi sekarang ada panjat tebing,”tambahnya.**