Ketum KONI Pusat mengunjungi Team Softball Putri Indonesia pada perhelatan SEA Games 2019 Filipina
Foto Bersama Setelah Upacara Memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-74.
Pengurus KONI PUSAT Tahun 2019-2023
Letjen TNI (Purn) Marciano Norman Terpilih Jadi Ketua Umum KONI Pusat periode 2019-2023 dalam acara Musornas KONI di Hotel Sultan Jakarta secara Aklamasi.
Serah Terima Jabatan Ketua Umum KONI Pusat
Ketua Umum KONI Pusat Letjen TNI (Purn) Marciano Norman Tatap Muka dengan Karyawan di Ruang Rapat Lantai. 10 Jakarta.

JAKARTA: Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat dan Metro TV menandatangani memorandum of understanding (MoU) untuk menggaungkan pemberitaan olahraga nasional. Melalui kerja sama ini, Metro TV yang bernaung di bawah bendera Media Group akan menginformasikan kegiatan olahraga yang masuk kalender utama KONI Pusat. Termasuk pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX yang untuk pertama kalinya digelar di Papua mulai 20 – 10 -2020.

Ketua Umum KONI Pusat, Letjen TNI (Purn) Marciano Norman berama Presiden Direktur Metro TV Suryopratomo menyaksikan penandatanganan nota kesepahaman kerja sama yang dilakukan oleh Sekretaris Jenderal KONI Pusat Tb Ade Lukman dan Director of Sales & Marketing Metro TV Meniek Andini. Acara yang berlangsung di kantor Metro TV, Kebun Jeruk, Jakarta, Selasa (24/12/2019), itu berjalan dengan lancar dalam suasana penuh keakraban.

Turut hadir dalam acara itu para pengurus KONI Pusat lainnya seperti Wakil III Ketua Umum Bidang Kerjasama Dalam Negeri/Antar Lembaga, Bidang Pullata dan Bidang Perencanaan Anggaran Tursandi Alwi, Wakil V Ketua Umum Bidang Mobilisasi Sumber Daya dan Bidang Kesejahteraan Pelaku Olahraga Nani Rahayu Basuki, Wakil I Sekretaris Jenderal Bidang Olahraga Sadik Algadri, Wakil II Sekretaris Jenderal Bidang Hukum Othniel Mamahit, Wakil III Sekretaris Jenderal Bidang Usaha Herman Chaniago, Wakil IV Sekretaris Jenderal Bidang Umum dan Personalia Rochmulyatie, Ketua Bidang Pembinaan Prestasi Dudi Gumbiro, Ketua Bidang Media dan Humas AAGWA Ariwangsa dan Kepala Sekretariat Umum Poniwati. Sedangkan dari Media Group hadir juga Pemimpin Redaksi Metro TV Arief Suditomo, Assistant Sales Marketing Director Metro TV Boy Noya, dan Government Relation Officer Heny Wahyu Tamara.

Dalam sambutannya Ketua Umum KONI Pusat Marciano Norman mengemukakan, acara penandatanganan nota kesepakatanan itu memiliki arti sangat penting bagi olahraga Indonesia. Kerja sama KONI Pusat dan Metro TV untuk bersama-sama mengangkat olahraga Indonesia sehingga bisa makin bergelora dalam mencetak prestasi yang membanggakan bangsa dan negara di tingkat internasional. Melalui kerja sama ini Metro TV dapat mengangkat KONI sebagai penanggung jawab olahraga prestasi Indonesia.

“Peran media sangat penting. Media dapat menjadi intelijen olahraga yang memberikan masukan tentang peta kekuatan olahraga Indonesia dan negara-negara saingan serta juga perkembangan pembinaan prestasi setiap cabang olahraga,” kata Marciano.

Mantan Kepala BIN itu berharap kerja sama ini akan bisa mensosialisasikan kegaiatan-kegiatan olahraga yang masuk program KONI Pusat. Tahun depan KONI Pusat menggelar Pekan Olahraga Nasional (PON) yang untuk pertama kalinya dilaksanakan di Papua. PON XX itu akan dimulai pada 20 – 10 – 2020 dengan mempertandingkan 37 cabang olahraga. Pelaksanaan PON XX diharapakan berlangsung sukses baik penyelenggaraan maupun prestasi.

Marciano menambahkan, Metro TV akan mempublikasikan PON XX Papua. Baik dari persiapan mapun penyelenggaraan sehingga bisa menggaung di seluruh Tanah Air. “Metro TV akan menggaungkan persiapan dan penyelanggaraan PON 2020 kepada seluruh masyarakat. Kita berharap PON XX akan berlangsung aman dan lancar serta dari prestasi mampu memecahkan rekor nasional, Asia Tenggara, Asia, hingga dunia," ucap Marciano.

Sementara itu Presiden Direktur Metro TV Suryopratomo menyatakan, kerja sama Metro TV dan KONI Pusat ini sangat tepat. Dari sini diharapakan olahraga nasional bisa kembali menjadi andalan media-media di Tanah Air. Bukan didominasi oleh berita-berita tentang olahraga internasional.

“Prestasi olahraga Indonesia menurun karena kekurangan bintang. Karena itu sangat tepat KONI Pusat menghidupkan induk-induk organisasi olahraga untuk menggelar event. Melalui kompetisi ini prestasi akan diuji dan bintang lahir. Kami butuh event bukan talking news,” kata Suryopratomo yang akrab dipanggil Tommy itu.

Dia menegaskan, Metro TV mendukung program KONI Pusat. Metro TV mempunyai kewajiban untuk menggalakan informasi olahraga nasional. Jika media berperan maka prestasi olahraga akan terangkat.

Dalam bagian lain, Director of Sales & Marketing Metro TV Meniek Andini mengemukakan, dengan kerja sama ini Metro TV akan mengawal dan menginformasikan event-event olahraga nasional KONI Pusat. Metro TV perlu mengusung olahraga nasional dengan ikut memperkuat cabor dan atlet.

Untuk penyelenggaraan PON XX/2020 di Papua, Meniek menjelaskan, setelah penandatanganan kerja sama ini, pihaknya akan langsung bergerak untuk menyiarkan PON yang untuk pertama kalinya digelar di provinsi paling Timur Indonesia itu. “Kita akan mulai sosialisasikan tentang persiapan PON sehingga masyarakat paham. Gongnya tentu saat pelaksanaan nanti,” ucapnya. *