KONI Pusat, KEMENPORA dan KSP Tinjau Kesiapan PON XX 2020 di Papua
Ketum KONI Pusat mengunjungi Team Softball Putri Indonesia pada perhelatan SEA Games 2019 Filipina
Foto Bersama Setelah Upacara Memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-74.
Pengurus KONI PUSAT Tahun 2019-2023
Letjen TNI (Purn) Marciano Norman Terpilih Jadi Ketua Umum KONI Pusat periode 2019-2023 dalam acara Musornas KONI di Hotel Sultan Jakarta secara Aklamasi.
Serah Terima Jabatan Ketua Umum KONI Pusat
Ketua Umum KONI Pusat Letjen TNI (Purn) Marciano Norman Tatap Muka dengan Karyawan di Ruang Rapat Lantai. 10 Jakarta.

JAYAPURA : Pesta olahraga tingkat nasional paling bergengsi yakni Pekan Olahraga Nasional (PON) akan digelar pada Oktober 2020. Papua menjadi tuan rumah penyelenggaraan PON yang ke-20 ini. Kompetisi 37 cabang olahraga akan dilakukan pada beberapa tempat di Provinsi Papua, terdiri dari 3 kabupaten dan 1 kota madya. Ketiga kabupaten tersebut antara lain Kabupaten Mimika, Kabupaten Merauke dan Kabupaten Jayapura, sedangkan satu-satunya kota adalah Kota Jayapura, Pada 12 Februari 2020.

Rombongan peninjau terdiri dari Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat, Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) dan Kantor Staf Presiden (KSP). Sehari sebelumnya, rombongan ini telah meninjau kesiapan venue PON di Kabupaten Mimika.

Ketua Umum KONI Pusat Letjen TNI (Purn) Marciano Norman bersama Deputi III Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) Raden Istanta, dan perwakilan Kantor Staf Presiden (KSP) meninjau beberapa venue di Kabupaten dan Kota Jayapura, antara lain;

  1. Kawasan Angkatan Udara Republik Indonesia (AURI) di Kabupaten Jayapura merupakan venue utama untuk softball dan baseball. Progres pembangunan stadion softball dan baseball di AURI mencapai 85,42% dan ditargetkan selesai Maret 2020. Jumlah lapangan di AURI masing-masing 1 untuk softball dan baseball. Kapasitas tribun penonton masing-masing 1.500 baik untuk tribun softball maupun baseball.
  2. Venue softball dan baseball pendukung venue utama yang terletak di kawasan Universitas Cendrawasih di Kota Jayapura. Tiap cabang olahraga memiliki sebuah lapangan dan sebuah tribun dengan kapasitas 500 penonton. Diprediksi atap dan tribun akan selesai pada akhir Maret 2020 dan secara keseluruhan selesai antara Mei – Juni.
  3. Lapangan Sepak Bola Universitas Cendrawasih untuk pertandingan penyisihan menjadi tujuan berikutnya. Kondisi lapangan rumput dan lintasan lari sudah rapi dengan kualitas yang baik. Saat ini kontraktor lokal yang bertanggung jawab sedang tahap persiapan pembangunan fasilitas pendukung seperti tribun, ruang ganti, parkir, area official dan sebagainya. Adapun Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) sedang upayakan pengerjaan tahap kedua selesai dalam 300 hari agar tepat waktu.
  4. Balai Latihan Kesehatan (Balatkes) Kota Jayapura menjadi venue untuk Kempo dan Pencak Silat. Balatkes milik Pemprov Papua ini disertai penginapan dengan daya tampung 150 kamar. Pada lantai dasar gedung yang selesai dibangun pada 2017 ini juga tersedia ruangan untuk pemanasan. Saat ini sedang proses perizinan meminjam auditorium Universitas Cendrawasih sehingga hanya Kempo dan Pencak Silat tidak perlu berbagi tempat.
  5. Gelanggang Olahraga (GOR) Trikora milik Pemkot Jayapura menjadi venue sepak takraw. Pada gedung yang selesai direhabilitasi pada Januari 2020 ini dapat memuat 3 lapangan sepak takraw. Tribun yang akan digunakan adalah tribun portable yang akan dipasang menjelang PON. Pada area belakang GOR, terdapat lahan kosong yang disarankan Ketua Umum KONI Pusat dimanfaatkan sebagai ruang pemanasan.
  6. Lapangan Tenis Wali Kota Jayapura memiliki kapasitas 7 lapangan dengan standar internasional. Struktur bangunan akan selesai Maret 2020 dan seluruhnya ditargetkan rampung pada Mei 2020. Kapasitas 2 buah tribun berjumlah 400 penonton. Pembangunan venue tersebut menggunakan APBD.
  7. GOR Voli Koya terdiri dari indoor dan outdoor (voli pasir). Masing-masing memiliki 1 lapangan utama dan 1 pemanasan. Pada lapangan indoor progres mencapai 70% dan ditargetkan selesai Mei 2020. Pembangunan lapangan indoor dengan kapasitas 1.625 ini dimulai September 2019. Sedangkan pada lapangan outdoor sudah selesai pembangunan dan saat ini sedang lakukan tahap penyelesaian seperti pengecatan, pintu dan sebagainya yang akan selesai akhir Februari 2020. Kapasitas lapangan outdoor adalah 625 penonton. Kedua lapangan adalah bukit yang sudah dipotong.