Cetak

(Denpasar. 21/2/2018). Ketua Umum KONI Pusat Tono Suratman melantik Pengurus KONI Provinsi Bali Masa Bakti 2017-2021 di Gedung Wiswa Sabha Renon, Kota Denpasar.

“Saya berharap pengurus KONI Provinsi Bali menjalankan tugasnya sesuai dengan aturan,“ ungkap Tono Suratman usai melantik dan mengukuhkan Pengurus KONI Bali pada 21 Pebruari 2018.

Lebih lanjut, Tono Suratman mengatakan nama-nama yang terpilih selaku pengurus KONI merupakan persetujuan tim formatur dan atas petunjuk Ketua terpilih.

“Kami akui untuk prestasi olahraga di Bali ada peningkatan. Hal tersebut terbukti prestasi yang ditorehkan para atlet pada PON yang digelar di Jawa Barat yang lalu mampu menunjukan prestasi gemilang”,ujarnya.

Kemudian pak Tono juga menyampaikan bahwa olahraga merupakan wahana latihan tentang semangat persatuan, di tengah gejolak sosial politik dan ekonomi, oleh karena itu olahragawan harus memiliki rasa sportivitas.

Terkait dengan Bidding PON Tono Suratman megatakan Tim KONI Pusat akan mendatangi secara serentak, namun keputusan soal bidding ditentukan dalam Rapat Kerja (Rapat Anggota) bulan April 2018. “Hal yang terpenting jika menjadi tuan rumah PON, pemerintah, legislatif, dan masyarakat harus mampu menyediakan infrastruktur dengan baik. Bila itu terpenuhi tidak sulit menjadi tuan rumah PON”, tambah Tono Suratman.

Sementara itu Gubernur Bali Made Mangku Pastika mengatakan kesiapannya untuk membangun stadion bertaraf internasional di Bali, jika Bali ditetapkan sebagai tuan rumah PON ke 21 Tahun 2024. “Kami akan siap membangun stadion bertaraf internasional jika ke depan dipercaya menjadi tuan rumah PON ke 21 Tahun 2024”, katanya.