Stefanus Supeno/Leslie Gontha dan Lusje Bojoh/Joice Tueje Pimpin Seleknas

Pasangan baru Stefanus Supeno/Leslie Gontha kombinasi pemain Sulut dan DKI hasil rekayasa Djarum Bridge Club memimpin Seleknas pembentukan tim nasional bridge putra yang akan dikrimkan bertarung di Asia Bridge Congress yang akan berlangsung tanggal 15-24 April 2016 di Beijing.

 

Setelah sebelumnya hasil yang dicapai pasangan Paulus Sugandi/Stefanus Supeno dan Jemmy Bojoh/Leslie Gontha kurang bagus menurut Pembina Djarum Bridge Club maka kedua pasangan inipun dipisah. Stefanus Supeno dikombinasikan dengan Leslie Gontha sedangkan Paulus Sugandi berkolaborasi dengan Jemmy Bojoh. Ternyata hasil perkawinan silang ini membuahkan hasil yang cukup baik, Pasangan Paulus Sugandi/Jemmy Bojoh berada di peringkat tiga dengan hasil 70.02 VP dibawah pasangan Stefanus Supeno/Leslie Gontha yang berhasil meraup 75.92 VP.

Diperingkat kedua tampil pasangan kombinasi pemain senior dan muda Sulut, Robby Lempoy/Dirk Lumanauw  yang tampil menggebu-gebu dibabak final ini. Pasangan kejutan ini telah meraih angka yang cukup baik 75.35 VP.

Kejutan berikut muncul ketika pasangan dadakan Sumsel, Uyun Musa/Novry Kaligis berhasil berdiri tegak diperingkat empat dengan skor 69.13 VP.

Diperingkat lima juga tampil pasangan Sulut, Denny Palar/Yuri Luntungan yang terseok-seok di babak penyisihan dan kini sudah mulai menemukan kerjasama pasangan mereka sehingga mampu mengumpulkan 66.80 VP.

Diperingkat 6 dan 7 justru tampil pasangan yang bergantian memimpin di babak penyisihan, Giovani Watulingas/Vicky Manoppo dengan 65.41 VP disusul pasangan Ronny Eltanto/Youbert Sumarauw yang berhasil mengumpulkan 63.10 VP.

Salah satu pasangan yang difavoritkan untuk bersaing di papan atas, Tommy Rogi/Octa Wohon justru masih belum menemukan bentuk permainan terbaiknya sehingga masih tertatih-taih di peringkat 8 dengan 63.10 VP.

Selanjutnya diperingkat 9 tampil pasangan yang akan memperkuat tm PON Sumsel, Piskan/Billy Rumengan dengan skor 48.81 VP.

Diperingka 10-11 malah tampil pasangan yang awalnya saya favoritkan akan dengan mudah meraih tempat teratas di seleknas ini. Karena baik dari segi partnership, pengalaman bertanding, sistim yang lengkap serta mendapat berbagai fasilitas untuk berlatih dari Djarum Bridge Club. Kedua pasangan yang tahun lalu sempat menjuarai Seleknas 2015, yaitu Santoso Sie/Agus Komodo dan pasangan Kamto/Anthony Soebroto. Mudah-mudahan di session yang tersisa mereka bias memperbaiki penampilannya.

Di peringkat juru kunci tampil pasangan asal Sumbar, Fachreza/Syamsul Hidayat yang juga tampil baik di babak penyisihan.

Dibagian putri setelah menyelesaikan  round robbin kedua, pasangan kawakan Lusje Bojoh-Joice Tueje  tetap memimpin dengan perolehan 176.614VP. Namun mereka ditempel ketat oleh  kombinasi pemain tua muda, Sartje Pontoh yang memperkuat Sulut di kombinasikan dengan pemain yang baru beranjak dari junior, Nettin dari jawa Tengah. Pasangan yang juga baru mulai berpasangan ini mengumpulkan 159.52 VP.

Ditempat ketiga pasangan DKI yang peraih medali perunggu Kejuaraan Dunia Mc Connel Cup di Sanya, China tahun 2014, Conny Sumampouw-Rury Andhani yang telah mengoleksi 151.97 VP.

Terjadi perubahan peringkat di peringkat empat, pasangan asal Jatim Winda Purba-Nur Ainia yang menjadi anggota tim nasional tahun 2015  dan juara seleknas 2015 kini menyalib pasangan sesame Jatim pasangan Iyanessa Mariam-Fidelia Felesia.

Winda Purba-Nur Ainia berhasil menyalib dengan skor 139.68 VP sementara pasangan Iyanessa Mariam-Fidelia Felesia mengumpulkan 137.25 VP

Tempat keenam ada pasangan asal Sulut Rima Mangundap-Mila Angkouw  dengan 124.20 VP  disusul pasangan asal Effie Wibowo-Aprillia Lontoh dari DKI yang baru meraih 118.77 VP.

Seleknas berlangsung di Sekretariat PB Gabsi Stadion Utama Gelora Bung Karno sampai tanggal 13 Maret 2016. Besok akan mempertandingkan session 7-10 untuk putra dan session 1-4 Round Robbin 3 untuk putri.

Jalannya pertandingan disiarkan melalui internet keseluruh dunia di Bridg Base Online atau lebih dikenal dengan sebutan BBO dan hasil pertandingan selengkapnya dapat dilihat di halamanbridge.org.