Cetak

Bali, 28 Maret 2016 . Sebanyak 17 tim bertanding dalam turnamen Internasional Bali Six’s yang dilaksanakan di lapangan Universitas Udayana, Bukit Jimbaran, Kabupaten Badung, Bali, 25-27 Maret 2016. Turnamen tahun ini merupakan Bali Six’s ke-20 yang dimulai dari tahun 1997 dan diikuti oleh enam tim internasional, tiga tim expatriat Indonesia, dan delapan tim Provinsi Indonesia tingkat Pekan Olahraga Nasional (PON).

 

“Walaupun Cricket belum terlalu dikenal di Indonesia, tapi turnamen internasional Bali Six’s yang ke-20 ini adalah bukti bahwa Indonesia tidak dipandang sebelah mata oleh negara-negara lain yang sudah lebih berpengalaman dengan Cricket,” kata Aziz Syamsudin, Ketua Umum Pengurus Pusat Persatuan Cricket Indonesia (PP. PCI). “Bayangkan saja ini adalah Bali Six’s yang ke-20, dimulai dari tahun 1997. Tidak banyak cabang olahraga di Indonesia yang bisa mengatakan memiliki turnamen internasional berumur 20 tahun.”

Delapan Provinsi Indonesia mengirimkan tim-nya ke turnamen ini. Kedelapan tim tersebut turut bertanding dalam tingkat PON Indonesia ketika Cricket akan dipertandingkan. Tim-tim lainnya yang berkompetisi adalah tiga tim dari Australia, dua dari India, satu tim dari Inggris, satu tim expatriat Jakarta, dan dua tim expatriat dari Bali.

Gandhi Memorial International School (GMIS) dari Jakarta berhasil keluar sebagai juara turnamen Bali Six’s diikuti Maboek Knalpot Sydney sebagai runner-up dan DKI Jakarta sebagai plate winners (peringkat ketiga). Untuk penghargaan individu, I Kadek Gamantika (Udayana CC) meraih gelar Best Batting, disusul Rafky (Jabar B) yang meraih gelar Best Bowling, Mohadis (Jabar A) meraih gelar Best Fielding, dan Gafar (India) meraih The Most Notable Player.

“Kita berharap melalui Bali Six’s, Cricket bisa menjadi cabang olahraga yang bisa dibanggakan dan dicintai masyarakat Indonesia seperti bulutangkis dan sepakbola. Apalagi ketiga cabang olahraga ini sama-sama berawal dari Inggris secara sejarah mulainya,” ujar Sonny Hawoe General Manager PCI.

Menariknya, turnamen 2 hari ini langsung dilanjuti dengan Turnamen Kartini Cup di lokasi yang sama, dari tanggal 28 sampai 30 Maret. Ini merupakan Kartini Cup ke-2 yang akan diikuti oleh 10 tim perempuan. Turnamen ini sebagai upaya PCI untuk membawa cricket menjadi olahraga populer di Indonesia dan menjadi sumber pendapatan devisa negara.

“Turnamen ini menjadi latihan bagi kami dalam menyelenggarakan turnamen internasional yang lebih besar lagi nantinya sehingga bisa menjadi sumber pendapatan devisa negara,” tutur Priskila Evalianitha, Ketua Bidang Media, Humas, dan Promosi PCI.

 

Daftar Kegiatan :

Acara

Tanggal Pelaksanaan

Link Website PCI

Rapat Kerja Nasional

27-28 Februari 2016, Hotel Atlet Century, Senayan

http://cricketindonesia.or.id/cricket-indonesia-mengincar-medali-di-seag-2017-dan-ag-2018-2.html#more-587

Turnamen Liga Mahasiswa

12-18 Maret 2016, Lapangan Puspitek, Serpong, Tangsel

http://cricketindonesia.or.id/607.html

 

http://cricketindonesia.or.id/liga-mahasiswa-cricket-jadi-ajang-persiapan-pon-jabar.html

 

http://cricketindonesia.or.id/600.html

Turnamen Bali Six,s

25-27 Maret 2016, Universitas Udayana, Jimbaran Bali

http://cricketindonesia.or.id/17-tim-siap-bersaing-di-bali-sixs.html

 

http://cricketindonesia.or.id/pci-gelar-turnamen-internasional-bali-sixs-yang-ke-20-diikuti-dengan-kartini-cup-yang-kedua.html  

Turnamen Kartini Cup

28-30 Maret 2016

http://cricketindonesia.or.id/pci-gelar-turnamen-internasional-bali-sixs-yang-ke-20-diikuti-dengan-kartini-cup-yang-kedua.html