BERITA |
||
FORUM |
Berita olahraga
25/08/2010
Catur Irene Berpeluang Sabet Perunggu BOGOR, Kompas.com - Pecatur Irene Kharisma berpeluang merebut medali minimal perunggu pada Asian Games Ke-16 di Guangzhou, China, 11-27 November mendatang. Demikian ditegaskan Ketua Bidang Pembinaan dan Prestasi Pengurus Pusat Persatuan Catur Seluruh Indonesia (PP Percasi) Kristianus Liem, di Bogor, Selasa (24/8/10).
"Irene mengalami kemajuan pesat akhir-akhir ini. Dia menempati unggulan kelima dari posisi kesembilan sebelumnya pada Kejuaraan Catur Perorangan Asia di Subic, Filipina, April lalu. Dia juga tampil sebagai juara dan runner-up pada dua kejuaraan di Brunei Darussalam, 4-12 Juli lalu. Padahal turnamen di Brunei itu dikhususkan untuk pecatur putra," katanya. Menurutnya, kemajuan tersebut berkat sentuhan pelatih asal Rusia, Ruslan Scherbakov, dan dari Ukraina, Vladimir Tukmanov. Dua pelatih itulah yang banyak memberikan masukan terutama pentingnya pembukaan dalam suatu pertandingan. Ditegaskan oleh Kristianus, bahwa catur kini telah berkembang dan diajarkan secara ilmiah. Variasi pembukaan dan teori catur telah berkembang sedemikian rupa sehingga seorang pecatur dituntut untuk belajar teori. Menurut Kristianus, untuk menjadi pecatur hebat dan dapat bersaing di kancah internasional, seorang pecatur tidak dapat lagi mengandalkan pada bakat alam. Kristianus mencontohkan pecatur Susanto Megaranto yang juga disiapkan ke Asian Games. Menurut Kristianus, perkembangan Susanto sedikit agak lambat karena dia tidak sepenuhnya mematuhi teori. "Risetnya lemah, sehingga permainannya tidak berkembang sepesat Irene," katanya. Dua pelatih tersebut, tambah Kristianus, dipilih karena mereka bekerja secara ilmiah. "Saya lihat keduanya sangat kuat dalam riset pembukaan. Pembukaan ini dapat diibaratkan sebagai pondasi permainan catur. Kalau pondasinya bagus, maka akan mendukung langkah-langkah berikutnya sambil menyusun siasat menyerang," kata Kritianus. Selain riset, menurut Liem para pemain harus rajin mengikuti berbagai turnamen internasional. Dengan tampil pada berbagai turnamen internasional, seorang pemain akan menjadi tahu banyak tentang kelebihan dan kekurangan pemain-pemain level dunia. Pengetahuan itu sangat diperlukan untuk menghadapi multikejuaraan seperti Asian Games. Karena itulah Irene akan terus diterjunkan ke berbagai turnamen internasional sebelum tampil di Asian Games. Menurut rencana, pada 4-12 September dia akan tampil pada Kejuaraan Dunia catur Mamasiswa di Zurich, Swiss. Setelah itu dia akan tampil pada Olimpiade Catur di Siberia, Rusia. Tentang peta kekuatan catur pada Asian Games, Kristianus dengan terus terang menyatakan China dan India masih akan menjadi pilar utama. Meskipun demikian ia optimistis Irene dapat menembus prestasi Asian Games. "Berdasarkan perkembangan yang dicapai Irene akhir-akhir ini, saya optimistis dia dapat merebut medali Asian Games nanti, setidaknya medali perunggu," katanya. Catur akan mempertandingkan tiga nomor pada Asian Games mendatang, yaitu catur normal, weiqi (catur Jepang), dan Xiangqi (catur China). Selain tampil pada catur normal, Indonesia berencana mengikuti catur weiqi. "Catur Weiqi yang main mahasiswa-mahasiswa kita. Namun saya belum tahu apa prestasi internasional mereka," tambah Kristianus. |
ASIAN BEACH GAMES HAIYANG 2012
GALLERY |