BERITA |
||
FORUM |
Publikasi
04/02/2009
Lewat Obama, AS Inginkan Olimpiade dan Piala Dunia
NEW YORK, SENIN — Lewat popularitas dan kegigihan figur Presiden Barack Obama, Amerika Serikat berharap dapat menjadi tuan rumah Olimpiade 2016 dan Piala Dunia 2018 atau 2022.
Federasi sepak bola AS sangat berharap Obama mau membujuk federasi sepak bola internasional (FIFA) untuk memberi hak penyelenggaraan Piala Dunia 2018 atau 2022 kepada mereka.
"Presiden Obama telah mencanangkan keinginannya untuk melakukan segala hal yang menjangkau dunia," kata ketua federasi sepak bola, Sunil Gulati. "Mendatangkan olahraga yang populer ke AS dan menjadi tuan rumah sebuah pesta untuk ribuan orang yang datang menyaksikan harus dipandang sebagai sesuatu yang positif," ujarnya.
Selain AS, negara-negara lain yang juga menunjukkan minatnya untuk menjadi tuan rumah adalah Inggris, Rusia, Meksiko, Belanda-Belgia-Luxemburg, Spanyol-Portugal, Australia, Indonesia, Jepang, dan Qatar.
Piala Dunia 2010 akan diselenggarakan di Afrika Selatan. Sementara Brasil telah ditetapkan sebagai tuan rumah Piala Dunia berikutnya yang akan berlangsung 2014.
"Apa yang terjadi beberapa bulan terakhir serta dua pekan lalu di Washington telah secara dramatis mengubah pandangan tentang Amerika Serikat dan kepemimpinannya di dunia. Sekarang semuanya dapat dipandang secara berbeda," kata Gulati. "Kami dapat menyelenggarakan Olimpiade 2016 di Chicago dan Piala Dunia di kota lainnya," ujarnya.
AS menjadi tuan rumah Piala Dunia 1994. Saat itu panitia menggunakan sembilan stadion dan mencatat rekor penonton 3,58 juta dengan rata-rata 68.991 penonton. Piala Dunia 1994 membawa pengaruh positif dengan terbentuknya liga sepak bola utama (MLS) AS pada 1996. (KOMPAS)
|
Summer Youth Olympic GamesGALLERY |